Minggu, 25 Maret 2012

Upacara kecil untukmu, tanpa kamu

Lilin merah darah yang ditengah ruangan itu diam, namun gemerlapnya menari dalam alunan sepi.
Kutengok leleran empedu plastik itu membentuk buliran.
Aku terus memandang pada serbuk kayu tua yang pasti kesakitan terkena cairan yang akan beku lagi itu.
Hey, mengapa tak lari saja?
Mengapa suka sekali berdiam lalu menikmati sakit?
Kujentikan jari meleburi buih hari,
Hey, aku begini untukmu tau...
Kutiup hempasan udara untuk padamkan tarian api kecilnya
"Selamat ulang tahun sayang"

*perayaan kecil untukmu, tak mengapa jika kau sedang asik mengalun dalam liukan sibuk atau tengah merangkul dirinya.
Salam dari mimpiku

Tidak ada komentar: