Dulu Kita Merapat...
Bagai kata,, aku tak ada artinya tanpa kamu
Kita bercerita tentang romansa
Sumringah lalu terbahak
Kita : Aku, kamu terhempaS
Dalam alam berbeda
Kamu kepanasan, aku menggigil
Sahabat, kini kita berjarak
Bentangan ruang ini terlalu jauh
pun dalam bentuk pesan singkat
Tembok yang mendatar terlalu tinggi
Aku kamu, terbagi dua
lalu terbentang
Aku mengangkasa sendirian
dari kejauhan dapat terlihat jelas
taring ungu yang terselip
di ujung lidahmu...
Jumat, 30 September 2011
Langganan:
Postingan (Atom)